Sabtu, 09 April 2016

MENJADI PUSAT STUDI BANDING PENDIDIKAN, KADISPORA HARAPKAN KAB. BANTAENG

Kadispora Harap Bantaeng Jadi Pusat Studi Banding Pendidikan

9 Maret 2016 0 92 Views

Pendidikan-Ilustrasi

Bantaeng,SEPUAR MAKASSAR– Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bantaeng bekerjasama dengan USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan (Sulsel), melaksanakan pelatihan Modul III Praktik yang Baik dalam Pembelajaran SD/MI, Rabu (9/3/2016).

Kepala Dikpora Kabupaten Bantaeng, Drs. H. Asri Sahrun, SC dalam sambutannya mengatakan harapannya Bantaeng kedepan menjadi Kabupaten study visit bidang pendidikan. Olehnya itu untuk memajukan dunia pendidikan harus di topang oleh seluruh stakeholders baik oleh pendidik maupun orangtua.

Ia juga berharap semua sekolah mitra USAID PRIORITAS telah mengalami perubahan yang signifikan dalam proses pembelajaran di sekolah, setelah mengikuti pelatihan modul I, II dan III, sehingga siap menerima kunjungan dari kabupaten atau provinsi lainnya di seluruh Indonesia.

“Di Bantaeng ini terdapat 16 sekolah mitra yang didampingi oleh program USAID PRIORITAS dan telah kita lihat hasilnya cukup memuaskan dalam meningkatkan pembelajaran. Bagi sekolah non-mitra akan kami akomodir melalui APBD,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Jamaruddin, melalui pelatihan modul I dan II yang telah kita lakukan sebelumnya menuntut guru itu inovatif, kreatif, dan mampu membuat media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Media pembelajaran itu tidak mesti harus dari bahan yang mahal, karena alam semesta ini juga merupakan sumber media pembelajaran.

“Melalui Pelatihan Modul III yang akan kita terima kali ini, menuntut bagaimana guru sudah harus menjadi fasilitator dengan tidak terlalu banyak menjelaskan atau ceramah di depan kelas tetapi lebih banyak praktek dengan memanfaatkan media yang terjangkau. Intinya bagaimana menjabarkan konsep menjadi konteks, sesuai kondisi dimana sekolah berada,” ungkapnya.

Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Drs. H. Asri Sahrun, SC, didampingi oleh Kabid Dikdas Dikpora, Drs. Muhammad Haris, M. Si , Provincial Coordinator, Jamaruddin, Fasilitator Provinsi, DR. Irlidia, M. Pd, District Coordinator, Erni dan Fasilitator Daerah.

Pelatihan yang digelar selama tiga hari 09-11 Maret 2016 ini oleh 1 kepala sekolah dan 6 guru dari 16 sekolah mitra yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan modul I dan II.

Keterangan gambar;
1. H. Aris Sahrun, Kepala Dikpora Kabupaten Bantaeng memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan modul III yang didampingi oleh Jamaruddin, Muhammad Haris dan ibu Irlidia
2. Jamaruddin, PC USAID PRIORITAS menyerahkan Buku Bacaan Berjenjang (B3) secara simbolis kepada Kabid Dikdas Dikpora, Muhammad Haris.

Penulis; Sulaiman

Editor: Ancha

SEPUTAR MAKASSAR MEMBUKA SELUAS-LUASNYA PERAN AKTIF ANDA DENGAN MENGIRIMKAN IDE, OPINI, ACARA/KEGIATAN.KIRIM ARTIKEL ANDA KE:seputarmakassarkita@gmail.com

Catatan: Agar Berita Segera Diturunkan. Sertakan Foto, ID dan Nomor kontak. Foto akan diletakkan di samping artikel anda.

Perihal syarat SK Bupati/Walikota bagi Guru Non PNS yang bertugas di sekolah negeri

Perihal syarat SK Bupati/Walikota bagi Guru Non PNS yang bertugas di sekolah negeri


Seperti yang kita lihat sendiri saat cek verval PTK sekolah kita, pasti ada yang menemukan data invalid pada status NUPTK. Bisa jadi karena belum memiliki NUPTK, atau pun kesalahan dalam penginputan NUPTK di Dapodik.

Lalu bagaimana cara agar data PTK yang belum memiliki NUPTK masuk dalam kandidat calon penerima NUPTK? Jika Anda bertanya demikian, Anda perlu ketahui dulu syarat pembuatan NUPTK dulu.  Untuk Syarat Pembuatannya bisa Lihat  DISINI

Untuk Anda yang ingin masuk dalam kandidat calon penerima NUPTK, kurang lebih Anda harus memenuhi syarat sebagai berikut ini :

Memenuhi syarat, seperti yang disebutkan diatas.Data Anda pada Dapodik sudah Valid

Jika semuanya sudah memenuhi, data Anda akan otomatis ke menu calon penerima NUPTK. Jadi intinya Anda adalah menunggu sampai data Anda muncul di menu tersebut. Setelah muncul akan ada info sebagai berikut, 

Setelah para kandidat sudah muncul, baru menu Upload Dokumen akan aktif, ketika diklik akan muncul seperti capture di bawah, bisa dilihat dokumen yang harus diupload pada Non PNS

dan PNS, file yang diupload jpg/png, size max 1MB/dokumen(saran)Setelah upload dokumen, operator bisa pantau status/prosesnya sudah sampai mana.

DOWNLOAD DOKUMEN YANG AKAN DI UPLOAD

Selasa, 05 April 2016

Ling grup FOPPSI KAB. WAJO.

https://www.facebook.com/groups/1708890319322471/

Cara Mengecek Kondisi RAM dengan Windows Memory Diagnostic

 tags ram system windows 10windows 7 windows 8.1

Cara Mengecek Kondisi RAM dengan Windows Memory Diagnostic

Dony Prasetiyo 4/05/2016

Komputer yang berjalan secara tidak normal akan sangat menyebalkan. Mulai dari freez/hang, restart dengan sendirinya, hingga menampilkan BSOD. Jika itu terjadi, kamu mungkin perlu mengecek kondisi hardware. Kondisi hardware yang tidak memungkinkan bisa menyebabkan masalah yang fatal. RAM adalah salah satunya, dan kamu mungkin perlu mengecek kondisinya.

Jika masalah itu hanya karena driver yang kurang mendukung, kamu masih beruntung. Jika hardware itu (RAM) yang rusak, kamu mungkin perlu menggantinya, dan itu tentunya memerlukan biaya tambahan. Sangat penting untuk mengecek kondisi RAM.

Untuk mendiagnosis salah satu hardware yang sangat penting ini, RAM, kamu bisa menggunakan Windows Memory Diagnostic. Ini adalah fitur bawaan Windows yang akan sangat berguna untuk memeriksa kondisi RAM. Windows sendiri akan memberi tahu pengguna jika ada yang salah dengan PC mu untuk menjalankan Windows Memory Diagnostic.

Menjalankan Windows Memory Diagnostic

Windows memory diagnostic tersedia di Windows 10, 7, 8, dan 8.1. Untuk memeriksa kondisi RAM dengan Windows Memory Diagnostic, buka itu melalui Start menu, dan cari melalui kotak telusurnya. Pengguna Windows 10 bisa menggunakanCortana untuk membukanya.

Setelah membuka Windows Memory Diagnostic, pilih apakah kamu ingin langsung restart dan melakukan diagnosis, atau restart nanti saja.

PC akan me-restart secara otomatis, dan melakukan diagnosis untuk mengetahui kondisi RAM. Ini akan berlangsung dalam beberapa menit, bergantung pada spesifikasi (mungkin).

Setelah selesai, PC akan kembali restart secara otomatis.

Mengecek Hasil Diagnosis

Hasil bisa dilihat di event viewer. Kamu bisa membukanya dengan cara yang sama. 

Masuk ke Windows Log > System. Lalu pilih Filter Current Log. 

Pada event source, pilih memory diagnostic result. Pilih ok.

Klik ganda pada event yang berupa hasil diagnosis. 

Huft. Tampaknya RAM saya baik-baik saja.

Lalu bagaimana dengan hasil diagnosismu? 

Bagaimana menurutmu?

Beragama, berilmu tinggi, Tapi masih juga korupsi, Di Tanya kenapa ?

Monday, April 4, 2016

Islam, Ibadah dan Korupsi

Beragama Islam, Rajin Ibadah tapi Masih Korupsi Juga!!!

Caknun.com*

Kita seringkali di kagetkan ketiak menonton berita atau sedang membaca media sosial, kemudian menemukan seseorang yang alim, santun dan di depan namanya ada embel-embel haji/kiai tertangkap oleh KPK karena kasus korupsi. Kita juga sering bertanya mengapa orang-orang yang ilmu pengetahuan dan praktek beragamanya sudah tinggi tapi masih juga korupsi?” mereka itu juga ada yang pernah nyantri (“mantan” santri), ada yang pernah jadi ketua kelompok perkumpulan organisasi Islam, mereka juga banyak memiliki nama yang juga sangat “Islami”, rajin umroh, rajin berkhotbah, dahinya hitam tanda lebih lama bersujud, bahkan ketika masih menjadi mahasiswa/ketika nyantri merupakan orang yang paling keras berteriak soal korupsi. Namun ketika kini masuk lingkaran kekuasaan, mereka ternyata juga orang yang paling kuat menginjak amanah rakyat dan rajin mencuri dan merampok kekayaan negara. Fenomena apa ini?

Mesti dipahami, beragama saja tidak menjamin akan dapat membersihkan jiwa. Syariat agama seperti sholat, puasa, zakat, haji, dst, baru sebatas “metoda/cara” dan bukan tujuan. Yang disayangkan adalah jika ada  orang sudah merasa beragama dan merasa mendapat tiket surga jika ia sudah melaksanakan “metoda/cara” tersebut. Meski tetangganya kiri kanan kelaparan, ia masih asyik rajin ber-umroh dan mendirikan masjid di berbagai tempat. Tentu bukan berarti menjalankan umroh atau mendirikan masjid tidak penting, namun ia harus sampai kepada tataran adil dan proporsional.

Orang beragama yang masih korup, berarti ia belum tauhid. Tauhid bukan hanya berarti meng-Esa-kan Tuhan, namun sebuah upaya untuk menggerakkan diri menggabung ke Tuhan (manunggal). Kalau ia belum mampu menggabungkan diri ke Tuhan, maka ketika ia berwudlu — misalnya — maka ia juga belum sadar bahwa wudlu itu mestinya tidak saja berarti membersihkan kotoran badan, namun juga harus sampai membersihkan kotoran jiwa. Dalam sholat, umat muslim (apalagi pejabat negara) sudah berjanji: “Sholatku, hidup matiku, ibadahku, dst… hanya untuk Allah semata”. Ketika membaca Al Fatehah dalam sholat, ia juga selalu memohon: “Ya Allah tunjukkan aku ke jalan yang lurus (menegakkan)”, dan permohonan ini dilakukan setidaknya 17 kali setiap hari. Kalau anda menjamu seorang tamu dan ia meminta segelas air, dan anda memberinya, tapi tak dimunum sampai 17 gelas, bahkan lebih, maka kira-kira bagaimana sikap anda terhadap tamu itu? Anda pasti akan mengumpat, orang ini gila. Meminta minum, sudah diberi 17 gelas masih juga tidak diminum dan (lebih gila lagi) ia masih meminta terus. Lalu kira-kira bagaimana sikap Allah ketika umat-Nya dalam sholat minta ditunjukkan jalan yang lurus tapi tetap saja korupsi (misalnya)?

Bukankah dalam sholat kita juga bersumpah tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah? Boleh dan logiskah kita yang mengakui adanya Allah namun menyakiti ciptaan-Nya (memakan harta rakyat, merusak hutan dan tambang, dst)? Bukankah dalam sholat kita juga berjanji akan saling menyelamatkan untuk mengubah “rahmatullah” menjadi “barokah”? Orang juga mesti paham bahwa rahmat Allah akan ditumpahkan kepada siapa saja termasuk para koruptor, namun barokah hanya milik orang yang memiliki “piring dan cangkir” yang bersih.

Karenanya jika selesai sholat kita korupsi atau menyakiti tetangga, apakah ini berarti kita telah mendirikan sholat? Jawabnya jelas tidak. Dari konstruksi inilah menjadi jelas bahwa mengapa Indonesia yang hampir 96 % penduduknya memeluk Islam, dan bahkan 100 % pejabatnya pernah pergi haji, ternyata juga tetap menjadi negeri paling korup di dunia, dan sebaliknya Swedia dan negara-negara Skandinavia lainnya — meski tidak beragama Islam — namun dicap sebagai negara paling bersih di dunia. Padahal Islam mengajarkan kedisiplinan, kejujuran, kasih sayang, moral, akhlak, dan sebagainya, namun sayang tidak dapat diamalkan oleh umatnya. Kalau baru tingkatan akhlak saja belum sampai, bagaimana kita mau sampai kepada tingkatan taqwa?

Demikian pula ketika seorang pejabat negara yang ketika berhaji melontar jumroh — misalnya. Ia mestinya juga sadar bahwa ia tidak sekadar melempar tugu sebagai benda yang mati, namun harus sadar bahwa ia sedang melempari syetan. Karenanya ketika kembali ke tanah air dan ke kantornya, ia juga tetap harus melempari syetan yang mengajaknya korupsi. Artinya harus mampu menolak segala kebatilan dan kejahatan yang menjauhkan dirinya dari Allah dan Rasulullah. Seorang pejabat yang sangat rajin sholat, tentu harus ingat bahwa ketika sujud, ia merendahkan mukanya, dan justru pantatnya yang lebih tinggi dibanding mukanya. Padahal muka adalah lambang kemartabatan. Namun toh ia masih memuji Allah yang maha tinggi. Tentu jika ia mengamalkan sujud tersebut dalam keseharian, ia akan malu jika martabatnya tercoreng karena korupsi.

Kita juga tidak dapat menyalahkan seratus persen para pejabat yang korup. Semua tentu ada akar masalahnya. Kalau pencurian yang dilakukan rakyat kecil barangkali disebabkan kemiskinan, dan ini berarti ada struktur yang tidak seimbang, maka barangkali, para pejabat yang suka mencuri juga adalah “korban” dari sistem dunia yang cenderung tidak adil dan menghisap. Untuk menjadi pejabat (misalnya) harus disponsori kapitalis (asing), karena biaya politik amat mahal. Ini berarti ada semacam dosa-dosa yang struktural sifatnya. Hanya masalahnya, mengapa para pejabat sebelumnya begitu percaya diri mengaku siap memimpin?

Kalau ia sudah beragama, namun masih korup dan berbuat kebatilan, maka ia belum kembali kepada kefitrian dan belum kembali ke rumah Allah. Islam adalah agama dunia sekaligus akherat, dan ini tidak dapat dipisahkan antara tauhid vertikal dan horizontal. Tidak bisa Allah diajak kalkulasi, kita korupsi 10 ribu, jika yang 5 ribu kita sumbangkan ke masjid maka dosa kita terhapus. Karena Islam adalah agama dunia-akherat, maka tidak ada keterpisahan. Dengan kata lain, yang ideal adalah menjalankan segala tugas duniawi (jadi guru, dosen, budayawan, tukang nggamel, pemusik, penyanyi, pejabat, bupati, gubernur, presiden, tukang ojeg, pengamen, dst) untuk diarahkan selalu ke rumah Allah.

Orang-orang yang beragama tetapi masih korup adalah orang sebenarnya masih percaya adanya Tuhan, namun ia tidak percaya atau setidaknya melupakan akan janji-janji Tuhan, sifat-sifat Tuhan, keagungan Tuhan, dst. Karenanya ketika disumpah di pengadilan (misalnya), bahkan di bawah kitab suci dan menyebut “demi Allah”, dia tetap berbohong, dan pulang dengan kepala tegak, senyum lebar, melambaikan tangan kepada para wartawan yang mewawancarainya ketika pulang bersaksi di pengadilan, dan esoknya berangkat Umroh!

*Artikel ini murni bukan tulisan saya, tetapi disadur dari tulisan Saratri Willonoyudo yang diterbitkan di situs caknun.com dengan judul asli "Beragama  tapi atheis"
*Tulisan ini sengaja saya posting kembali dengan sedikit perubahan karena isi tulisan ini sangat bagus dan bermanfaat. Bagi yang ingin membaca artikel aslinya silahkan kunjungiLINK INI. Terimakasih!

Senin, 04 April 2016

Webside Cek Info GTK

Daftar Website yang Penting Diketahui dan SELALU dikunjungi oleh GURU dan OPERATOR SEKOLAH.
Ling. Cek Info GTK
http://info.gtk.kemdikbud.go.id/
Agar Tidak Padat Merayap, Jalur Tambahan Cek Info GTK
http://223.27.144.195:8081/info
http://223.27.144.195:8082/info
http://223.27.144.195:8083/info
http://223.27.144.195:8084/info
http://223.27.144.195:8085/info
http://223.27.144.195:8086/info
http://223.27.144.195:8087/info
http://223.27.144.195:8088/info
http://223.27.144.195:8089/info
Website Kemdikbud : http://kemdikbud.go.id
Situs Ditjen GTK : http://gtk.kemdikbud.go.id
Web resmi Direktorat Pembinaan SMK : http://www.ditpsmk.net
Situs resmi Direktorat Pembinaan :http://psma.kemdikbud.go.id/home/index.php
Portal untuk verval PD dan pembuatan NISN :http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id
Alamat Registrasi Operator Sekolah :http://sdm.data.kemdikbud.go.id/index.php…
untuk Cek Status Pendaftaran Ops :http://sdm.data.kemdikbud.go.id/index.php…
Forum Resmi Operator :http://sdm.data.kemdikbud.go.id
Situs untuk Verval PTK / Verval NUPTK : http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id
Alamat web untuk Cek Pengiriman Dapodik :http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id
Website tempat melihat referensi data sekolah :http://referensi.data.kemdikbud.go.id
Portal Resmi Mengecek dan mencari NISN :http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/data atau http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/home
Alamat web untuk Cek Status NUPTK :http://gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status
Situs Referensi Data PTK/GTK :http://referensi.data.kemdikbud.go.id/dashboardptk/home.php…
Portal Data spasial pendidikan :http://spasial.data.kemdikbud.go.id
Dashboard Satuan Pendidikan :http://dashboard.data.kemdikbud.go.id/…/chome/beranda
Website resmi pendataan online Simpatika Kemenag :http://simpatika.kemenag.go.id
Website untuk Semuanya :
http://dapodik.data.kemdikbud.go.id/

Sabtu, 02 April 2016

NAMA-NAMA CALON PESERTA PPG DAN PLPG KECAMATAN SAJOANGING TAHUN 2016

I. Peserta calon sertifikasi, PPG
1. SANTI, SDN 139 Sakkoli
2. MASRIADI, SDN 249 Minangae
3. AMRI, SDN 308 Akkotengeng
4. BUDI ERNAWATI, SDN 366 Salobulo
5. HARIANA, SDN 140 Salobulo
6. HASBIAH, SDN 208 Akkajeng

II. Peserta calon sertifikasi, PLPG

1. NURHAYA, SDN 329 Alewadeng
2. HERAWATI, SDN 329 Alewadeng
3. DWI ERNI DAMAYANTI, TK PGRI Sakkoli

diharapkan memasukkan berkas pengusulan SPK Th. 2016